Lima Inovasi Smartphone di 2011 – Smartphone yang kita beli hari ini,
bisa jadi kuno keesokan harinya karena kedatangan smartphone versi
terbaru. Ini sebenarnya hanya kiasan yang menunjukkan betapa cepatnya
pasar smartphone berubah.
Menjelang pergantian tahun menuju 2012,
mari kita tengok sedikit ke belakang, beragam inovasi smartphone di
2011. Setidaknya ada 5 hal menonjol yang telah mengubah pasar smartphone
di tahun ini, dikutip dari Information Week, Jumat (23/12/2011).
1. Era dual-core
Saat
ini, hampir sebagian besar smartphone high-end dibekali prosesor
dual-core di dalamnya. Loncatan dari prosesor single-core 1GHz ke
dual-core 1GHz bahkan dual-core 1,5 GHz, terjadi begitu cepat.
Prosesor
ini kebanyakan dipasok dari Qualcomm, AMD, Broadcom, Nvidia dan Texas
Instruments. Pergantian prosesor, telah menghadirkan perkembangan
dramatis dalam performa smartphone dan memungkinkan berbagai fitur
bekerja lebih maksimal.
2. Layar berkemampuan High-Definition (HD)
Ketika
Apple memperkenalkan iPhone pertama di 2007, publik terkejut dengan
kehadiran layar sentuh berukuran 3,5 inch. Kala itu, ukuran ini
terbilang cukup besar sehingga mengalahkan smartphone lainnya.
Lima
tahun kemudian, Apple tidak memperbesar ukuran layar
smartphonenya–setidaknya hingga saat ini–namun vendor smartphone lain
berlomba merilis smartphone dengan ukuran layar lebih besar mulai 4,0
hingga 4,7 inch.
Selain ukuran yang lebih besar, layar smartphone
juga dibekali kemampuan HD. Dengan prosesor dual-core, smartphone punya
kekuatan menampilkan kualitas gambar luar biasa di layar jenis ini.
Layar HD bisa menampilkan konten 3D yang saat ini tengah digemari.
3. Tambahan embel-embel ‘G’
Yang
satu ini, sepertinya masih belum akan hadir di Tanah Air. Tapi di luar
negeri, berbagai operator mulai berlomba menghadirkan layanan
berkualitas jaringan 4G.
Mulai banyak smartphone yang mencantumkan
kemampuan 4G atau LTE sebagai daya pikat jualan mereka. Operator asal
Amerika Serikat (AS) Sprint dan T-Mobile, sudah menjual perangkat 4G
sejak pertengahan 2010.
Embel-embel 4G yang dilekatkan, menjanjikan smartphone tersebut memiliki akses jaringan dan data lebih ‘ngebut‘
dibandingkan 3G. Selain Sprint dan T-Mobile, operator AS lainnya
AT&T dan Verizon Wireless juga bekerja sama dengan vendor handset
menawarkan smartphone 4G.
4. Jutaan aplikasi
Apple
menciptakan tren aplikasi smartphone di 2008 ketika meluncurkan App
Store, yang semula ditujukan untuk menyediakan aplikasi bagi iPhone.
Selanjutnya, App Store menjadi toko aplikasi untuk semua gadget Apple.
Langkah ini lantas diikuti vendor smartphone lainnya.
Sepanjang
2011, App Store dan Android Market untuk smartphone Android menjadi toko
aplikasi yang bersaing ketat di pasar aplikasi mobile. Keduanya
menyediakan aplikasi yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan untuk
platform lain.
Akhir tahun lalu, Google mengumumkan pengguna
Android telah mengunduh 10 miliar aplikasi. Sementara Apple, Juli silam
mengumumkan pengguna perangkat berbasis iOS telah mengunduh 15 miliar
aplikasi.
5. Konsolidasi platform
Awal
2011, ada enam platform utama yang aktif di pasar smartphone yakni iOS,
Android, BlackBerry OS, Symbian, Windows Phone dan webOS. Dari keenam OS
mobile itu, webOS harus kandas. Pasalnya, Hewlett-Packard memutuskan
untuk tidak lagi memproduksi smartphone dan tablet berbasis webOS.
Memang,
webOS kini dihibahkan ke komunitas open source. Namun kelanjutan
nasibnya tidak jelas. Symbian, masa depannya pun diragukan banyak pihak.
Tapi setidaknya platform ini masih ‘dirawat’ Nokia meski vendor asal
Finlandia itu telah beralih Windows Phone.
Alhasil, memasuki 2012
tinggal empat pemain utama yang masih tersisa. BlackBerry masih bertahan
untuk berkompetisi dengan pesaing kuatnya iOS, Android dan Windows
Phone. sumber
















0 comments:
Posting Komentar